Senin, 05 Oktober 2009

Pemahaman Mahasiswa by Riszki Akbar (109500039) IKOM A

SLIDE 2 sampai 3 : Sistem Software

  1. Software aplikasi adalah software yang sangat penting dan dikembangkan untuk memecahkan masalah tertentu bagi pengguna. Kita sangat sering berinteraksi dengan software ini. Sistem software dapat memungkinkan aoftware aplikasi untuk berinteraksi dengan komputer dan membantu komputer untuk mengelola sumber daya internal dan eksternal.
  1. Sistem Software memiliki 3 komponen dasar, yaitu:
  • Operating System (OS): OS adalah komponen utama dari sistem operasi untuk mengelola komputer dan biasanya dibutuhkan OS tertentu untuk beberapa hardware, misalnya komputer Macintosh menjalankan Macintosh OS; PC menjalankan Microsoft Windows, Linux, atau Unix BSD; dll.
  • Device Drivers: membantu perangkat periferal kontrol komputer
  • Utility Program: digunakan untuk mendukung, meningkatkan, atau memperluas program yang ada di komputer.

Slide 4: Operating System (OS)

  1. Booting adalah proses loading OS ke dalam memori utama komputer
  2. Langkah-langkahnya adalah:
  • nyalakan komputer
  • diagnosa rutin tes memori utama, CPU, dan hardware
  • Basic Input/ Output System (BIOS) program akan disalin ke memori utama (Komputer membutuhkan instruksi-intruksi yang terdapat dalam BIOS untuk mengoperasikan hardware dan menemukan salinan OS)
  • Boot akan me-load OS ke memori utama komputer

Slide 5: Operating System (OS)

  1. Pengaturan Central Processing Unit (CPU)
  • Kernel adalah software yang mengelola CPU. kernel harus tetap dalam memori ketika komputer berjalan, jika program lain menggunakan memori kernel ketika kernel membutuhkannya komputer akan crash.
  • Pengaturan Memori: OS melacak memori untuk mencegah program dan data dari tumpang tindih satu sama lain.
  • Antrian, Buffer, Spooling

Software Aplikasi dan Software Sistem

Software Aplikasi : diciptakan untuk memecahkan persoalan pemakai komputer. Sehingga kita dapat berinteraksi lebih dengan mesin (komputer) untuk memudahkan kita lebih mengerti tentang penggunaan komputer.

Software Sistem : Bisa digunakan sebagai software aplikasi untuk berinteraksi dengan komputer. Ataupun bisa digunakan untuk membuat komputer bisa memanage (mengatur) di dalam atau di luar sistem komputer itu sendiri.

Software sistem dibagi menjadi 3 :
1. OS (operating Sistem)
Merupakan bagian inti di dalam sebuah komputer. Juga merupakan sistem inti dari sebuah program untuk mengatur operasi standar sebuah komputer.
Beberapa contoh penggunaan sistem operasi :
- komputer macinthos menggunakan OS macinthos
- microsoft windows, linux yang digunakan dalam sebuah PC

2. Device Drivers : menolong komputer untuk mengontrol device.

3. Utility Programs : digunakan untuk mendukung sebuah program dalam komputer.


Proses Booting :


Booting adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada proses awal menyalakan komputer dimana semua register prosesor disetting kosong, dan status mikroprosesor/prosesor disetting reset. Kemudian address 0xFFFF diload di segment code (code segment) dan instruksi yang terdapat pada alamat address 0xFFFF tersebut dieksekusi. Secara umum program BIOS (Basic Input Output System), yaitu sebuah software dasar, terpanggil. Sebab memang biasanya BIOS berada pada alamat tersebut. Kemudian BIOS akan melakukan cek terhadap semua error dalam memory, device-device yang terpasang/tersambung kepada komputer -- seperti port-port serial dan lain-lain. Inilah yang disebut dengan POST (Power-On Self Test). Setelah cek terhadap sistem tersebut selesai, maka BIOS akan mencari [Sistem Operasi], memuatnya di memori dan mengeksekusinya. Dengan melakukan perubahan dalam setup BIOS (kita dapat melakukannya dengan menekan tombol tertentu saat proses booting mulai berjalan), kita dapat menentukan agar BIOS mencari Sistem Operasi ke dalam floppy disk, hard disk, CD-ROM, USB dan lain-lain, dengan urutan yang kita inginkan.
BIOS sebenarnya tidak memuat Sistem Operasi secara lengkap. Ia hanya memuat satu bagian dari code yang ada di sektor pertama (first sector, disebut juga boot sector) pada media disk yang kita tentukan tadi. Bagian/fragmen dari code Sistem Operasi tersebut sebesar 512 byte, dan 2 byte terakhir dari fragmen code tersebut haruslah 0xAA55 (disebut juga sebagai boot signature). Jika boot signature tersebut tidak ada, maka media disk dikatakan tidak bootable, dan BIOS akan mencari Sistem Operasi pada media disk berikutnya.
Fragmen code yang harus berada pada boot sector tadi disebut sebagai boot-strap loader. BIOS akan memuat boot-strap loader tersebut ke dalam memory diawali pada alamat 0x7C00, kemudian menjalankan boot-strap loader tadi. Akhirnya sekarang kekuasaan berpindah kepada boot-strap loader untuk memuat Sistem Operasi dan melakukan setting yang diperlukan agar Sistem Operasi dapat berjalan. Rangkaian proses inilah yang dinamakan dengan booting.


Cache, Buffer, Spool

Cache
Cache adalah sebuah daerah memori cepat yang berisi salinan data. Akses ke sebuah salinan yang di- cache lebih efisien daripada akses ke data yang asli. Sebagai contoh, instruksi-instruksi yang baru saja menjalankan proses-proses yang disimpan dalam disk,proses tersebut di- cache ke memori fisikal, dan disalin lagi ke cache primer dan sekunder dari CPU. Perbedaan sebuah buffer dan cache adalah sebuah buffer berisi salinan informasi data yang sudah ada, sedangkan sebuah cache berisi sebuah salinan data pada ruang penyimpanan yang dapat diakses dengan cepat informasi data ada di ruang lainnya.

Caching dan buffering adalah dua fungsi yang berbeda, tetapi kadang-kadang sebuah daerah memori dapat menggunakan kedua fungsi tersebut. Sebagai contoh, untuk menghemat copy semantic dan untuk membuat penjadwalan M/K menjadi efisien, sistem operasi menggunakan memori utama untuk menyimpan data yang ada di dalam disk. Buffer-buffer ini juga digunakan sebagai sebuah cache untuk meningkatkan efisiensi M/K pada berkas yang digunakan secara bersama-sama oleh beberapa aplikasi, atau sedang ditulis atau dibaca berulang-ulang. Ketika kernel menerima permintaan sebuah berkas, pertama-tama kernel mengakses buffer cache untuk melihat apakah daerah berkas tersebut sudah tersedia dalam memori utama. Jika daerah itu ada, disk fisikal M/K dapat dihindari atau tidak dipakai. Penulisan disk juga diakumulasikan ke buffer cache dalam beberapa detik sehingga transfer data yang besar dikumpulkan untuk mengefisienkan penjadwalan penulisan. Strategi penundaan penulisan ini untuk meningkatkan efisiensi M/K akan dibahas pada bagian remote file access.

Buffer
Buffer adalah sebuah daerah memori yang menyimpan data ketika data tersebut ditransfer antara dua perangkat atau antara sebuah perangkat dan sebuah aplikasi. Buffering digunakan karena tiga alasan, antara lain:


• Untuk mengatasi perbedaan kecepataan antara produsen dan konsumen dari sebuah aliran data . Sebagai contoh, sebuah berkas diterima melalui sebuah modem dan disimpan ke harddisk. Kita tahu bahwa modem itu ribuan kali lebih lambat daripada harddisk. Sehingga sebuah buffer dibuat pada memori utama untuk menampung jumlah byte yang diterima dari modem. Ketika semua data sudah sampai di buffer, buffer dapat ditulis ke disk dengan operasi tunggal. Karena penulisan ke disk tidak terjadi seketika dan modem masih membutuhkan ruang untuk menyimpan data tambahan yang masuk maka digunakanlah dua buffer. Setelah modem mengisi buffer pertama, penulisan ke disk dilakukan. Modem kemudian mulai mengisi buffer kedua sementara buffer pertama ditulis ke disk. Pada saat modem sudah mengisi buffer kedua, penulisan disk dari buffer pertama seharusnya sudah selesai sehingga modem dapat menggunakan kembali buffer pertama ketika buffer kedua melakukan penulisan ke disk. Metode ini disebut double buffering.
• Untuk menyesuaikan antara perangkat-perangkat yang mempunyai perbedaan ukuran transfer data . Perbedaan ukuran transfer data ini sangat umum terjadi pada jaringan komputer dimana buffer digunakan secara luas untuk fragmentasi dan pengaturan kembali pesan-pesan. Pada bagian pengiriman, pesan yang ukurannya besar akan dipecah-pecah menjadi paket-paket kecil (fragmentasi). Paket-paket ini dikirim melalui jaringan, di ruang penerimaan, paket-paket kecil tadi diletakkan dalam buffer untuk disatukan kembali.
• Untuk mendukung copy semantic pada aplikasi M/K . Sebuah contoh akan menjelaskan arti dari copy semantic. Misalkan sebuah aplikasi mempunyai buffer data yang ingin dituliskan ke disk. Aplikasi tersebut akan memanggil system call write, lalu menyediakan sebuah pointer ke buffer dan sebuah bilangan bulat (integer) yang menspesifikasikan jumlah byte yang ditulis. Setelah system call tersebut selesai, apa yang terjadi jika aplikasi mengubah isi buffer? Dengan copy semantic, versi data yang ditulis ke disk sama dengan versi data pada saat aplikasi memanggil system call write , tidak tergantung dengan perubahan apapun yang ada pada buffer. Cara sederhana sistem operasi dapat menjamin copy semantic adalah untuk system call write dengan menyalin data aplikasi ke buffer kernel sebelum mengembalikan kontrol ke aplikasi. Penulisan ke disk dilakukan dari buffer kernel sehingga perubahan yang terjadi pada buffer aplikasi tidak mempunyai efek apapun. Menyalin data antara buffer kernel dan buffer aplikasi adalah hal yang umum dalam sistem operasi, kecuali overhead yang ada pada clean semantic. Efek yang sama dapat diperoleh dengan hasil yang lebih efisien dengan penggunaan yang cermat pada pemetaan memori virtual dan perlindungan halaman copy-on-write.

Spool

Spool adalah sebuah buffer yang berisi keluaran untuk sebuah perangkat, seperti sebuah printer dimana aliran data tidak dapat mengalir bersamaan. Walaupun printer hanya dapat melayani satu pekerjaan pada satu waktu, beberapa aplikasi mungkin ingin mencetak keluaran masing-masing secara bersamaan tanpa harus tercampur. Sistem operasi menyelesaikan masalah ini dengan cara meng-intercept semua keluaran tersebut ke printer. Masing-masing keluaran aplikasi tadi di-spool ke disk berkas yang terpisah. Ketika sebuah aplikasi selesai mencetak keluarannya, sistem spooling akan melanjutkan ke antrian berikutnya. Pada beberapa sistem operasi, spooling ditangani oleh sebuah sistem proses daemon yaitu suatu sistem yang terus mengawasi apakah aliran data berjalan lancar. Pada sistem operasi lainnya, spooling ditangani oleh sebuah thread in- kernel. Pada kedua macam penanganan spooling tersebut, sistem operasi menyediakan kontrol antarmuka yang membolehkan user dan sistem administrator untuk membentuk antrian, untuk membuang job yang tidak diinginkan sebelum job tersebut dicetak, untuk menunda pencetakan ketika printer diperbaiki, dan sebagainya.

Prosedur Instalasi Operating System by Riszki Akbar (109500039) IKOM A

PROSEDUR INSTALASI OPERATING SYSTEM



Berikut langkah-langkah dalam melakukan instalasi operating system :

1. Siapkan CD Master Microsoft Windows XP.

Dalam pembelian CD Windows XP ada dua pilihan, versi tray dan versi box, untuk versi tray hanya berbentuk cd dan buku manual saja, sedangkan untuk versi box ada boxnya.

Masuklah ke menu BIOS untuk mencari fasilitas boot pertama kali lewat CD/DV ROM. Tergantung BIOS yang ada, bisa menekan tombol DEL /ESC/F1 berulang-ulang saat pertama kali komputer di hidupkan.

Sebagai contoh ini adalah Award BIOS, pada gambar yang dilingkari ubahlah menjadi CD/DVD, jika sudah simpan perubahan tersebut dengan menekan F10, setelah itu simpan setting tersebut dan keluar.
Proses booting akan mendeteksi CD/DVD dahulu, jika benar maka akan muncul proses instalasi Microsoft Windows ( selanjutnya disebut saja dengan Windows ). Tekan sembarang tombol untuk memasuki proses instalasi Windows.


1. CD Windows XP akan dibaca, dan akan keluar keterangan yang membingungkan di bawahnya, itu adalah indikasi bawah Windows sedang meload file-file tertentu untuk proses instalasi.

2. Jika Windows sudah selesai membaca file-file tersebut maka akan muncul tampilan “Welcome Setup“ berikut

Ada 3 pilihan.
a. To set up Windows XP now, press ENTER
Maksudnya kita kita memulai melakukan instalasi Windows, maka cukup menekan tombol ENTER
b. To repair a Windows X installation using Recovery Console, press R
Maksudnya bahwa untuk recovery Windows jika terjadi masalah sistem tetapi ini jika kita sudah menginstall Windows terlebih dahulu
c. To quit Setup without installaion Windows XP, press F3
Tujuannya adalah membatalkan proses instalasi Windows.

3. Jika kita menekan ENTER maka kita akan menuju langkah selanjutnya yaitu persyaratan untuk tunduk pada Licensing Agreement, dan anda harus menjawabnya dengan menekan F8, jika tidak dijawab atau di tolak maka anda tidak akan dapat meneruskan proses instalasi, jika anda setuju terhadap persyaratan tersebut maka akan masuk tahap berikutnya.


4. Jika anda setuju sekarang saatnya masuk ke proses pemilihan partisi hardisk, seandainya hardisk tersebut masuk baru maka akan ada tampilan seperti ini

Maksudnya proses instalasi membaca adanya satu hardisk yang besarnya 19093 M atau 20 GB, jika anda dah yakin sesuai keberadaan hardisk tersebut tekan enter saja, untuk melakukan proses formating hardisk, format hardisk adalah membentuk blok dan cluster di dalam kepingan hardisk.

5. Proses formating hardisk

Anda bisa memilih tipe partisi, bisa FAT atau NTFS. Jika pilihan sudah benar pilih salah satu dan tekan enter, maka instalasi akan meneruskan ke tahap selanjutnya.

Ini contoh proses formating sedang berlangsung.

6. Proses selanjutnya akan secara otomatis meload file-file windows untuk dicopy ke dalam hardisk.

Jika selesai tercopy saatnya booting ulang, alias restart dengan sendirinya.

Proses instalasi selanjutnya akan dimulai dengan munculnya logo Windows

7. Setelah melewati tahap ini kita diminta untuk memasukan parameter yang diminta dalam proses instalasi. Regional and Language Options, adalah memasukan lokasi dan bahasa yang digunakan, untuk bahasa Indonesia saat ini belum ada, kecuali dalam Windows XP Starter Edition.

8. Tahap selanjutnya adalah memasukan nama dan perusahaan anda.

9. Memasukan 25 key yang ada di box atau cd

10. Proses selanjutnya memasukan password sistem, password di sini bukan password saat kita masuk ke Windows, tetapi password yang akan digunakan jika kita hendak mereparasi windows atau masuk safe mode

11. Memasukan setting jam dan tanggal serta Time Zone

12. Setting network bisa anda abaikan dengan tekan typical saja

Sampai tahap ini kita akan menunggu sampai Windows selesai melakukan instalasi, jika proses selesai Windows akan melakukan restart atau booting ulang. Setelah booting ulang maka Windows akan melakukan setting lagi bagi pengguna atau final setup, setting terakhir dan Windows akan mulai bisa digunakan secara default.

Ucapan Welcome to Microsoft Windows jika berhasil akan muncul seperti gambar di atas, kita memasukan nama pengguna dengan menekan tombol di sebelah kanan bawah.




Tugas Pengantar Teknologi Informasi by Rszki Akbar (109500039) IKOM - A





OPERATING SYSTEM




APA ITU OS???

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasibahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. atau dalam

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memorikomputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk.


Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.


Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

  1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.


Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS


Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, dan sebagainya.


BAGAIMANA PROSEDUR OS???


Prosedur Operating System dalam Mengeksekusi Program


1. Membuka Program

Untuk dapat mengaktifkan program dapat dieksekusi melalui taskbar (Start Menu) maupun menu shortcut, dengan menggunakan mouse maupun keyboard.
Dengan menggunakan mouse dapat dilakukan pemilihan menu secaraq bebas. Untuk menu Taskbar,penunjukan menu dapat dilakukan dengan menekan click menu Start, menunjuk menu, dan melakukan click untuk memilih menu. Jika menu yang digunakan adalah menu Shortcut,dilakukan double click pada menu bergambar.


2. Mengaktifkan Program Lebih dari satu

Disebut program Windows,karena program ini memang mempunyai kemampuan untuk mengeksekusi program lebih dari satu melalui jendela tampilan. Kemampuan setiap komputer untuk mengaktifkan program lebih dari satu dibatasi oleh memori (RAM) dan kecepatan proses yang ditentukan oleh jenis prosessor yang digunakan.
Jika sebuah program telah aktif, untuk mengaktifkan program yang lain, terlebih dahulu dapat disimpan dalam tampilan Minimize. Apabila program yang telah disimpan dalam minimize tersebut hendak digunakan,dapat dibuka dengan melakukan click pada nama program yang tertera dalam deret taskbar.
Pengaktifan dan perubahan ukuran tampilan dapat diatur sesuai denngan kebutuhan user.


3. Menutup Program Aktif


Pada tampilan menu yang sederet dengan menu minimize dan maximize terdapat menu close. Tanda tersebut digunakan untuk menutup program 1.



PERBEDAAN WINDOWS XP DENGAN MAC!!!


WINDOWS XP Professional

Microsoft Windows XP Professional kependekan dari Microsoft Windows Experience Professional merupakan sistem operasi berbasis grafis (gambar) dengan berbagai fasilitas, dan kemudahan dalam pengoperasiannya.Microsoft Windows XP ini merupakan salah satu produk unggulan dari Microsoft Corporation yang secara resmi dikeluarkan pada tanggal 25 Oktober 2001. Microsoft Windows XP yang selanjutnya yang disingkat dengan Windows XP ini merupakan kelanjutan dari dari Windows versi sebelumnya dengan berbagai fasilitas yang ada didalamnya, baik merupakan fasilitas penyempurnaan maupun fasilitas terbaru yang tidak ada pada versi sebelumnya. Dengan Windows XP ini anda akan dipermudah dalam penggunaannya, lebih menyenangkan, lebih cepat, kompatibel dengan berbagai perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware). Hal inilah yang menyebabkan semakin banyak pengguna sistem operasi Windows XP ini dalam masyarakat.

Banyak perubahan yang terjadi dalam system operasi Microsoft Windows XP ini, mulai dari masalah registrasi,kelengkapan driver, peningkatan performance, design interface baru, Internet Explorer dengan versi terbaru yang mengarahkan orientasi user dalam penggunaannya, sampai sesuatu yang belum pernah diterapkan pada Microsoft Windows generasi-generasi sebelumnya, yaitu Firewall.


1.1 REGISTRASI

Dalam hal masalah registrasi, Microsoft Windows XP telah mengimplementasikan Windows Product Activation (WPA) dalam sistemnya. Artinya, dalam hal ini Microsoft menginginkan semua informasi tentang penggunanya. Karena dalam hal ini Microsoft memaksa penggunanya untuk melakukan registrasi dan pengguna diberi waktu selama 14 hari untuk melakukan aktivasi. Jika aktivasi ini tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah digariskan maka Microsoft Windows XP akan macet dan tidak dapat digunakan lagi.

Yang paling menonjol dalam hal aktivasi ini adalah bahwa pihak Microsoft menyediakan kombinasi dari 35 angka yang terus berubah. Dalam hal ini pengguna harus memasukkan nya ke dalam Activation Mask yang telah disediakan pihak Microsoft. Jika proses ini dapat dilewati maka Microsoft Windows XP akan dapat digunakan kembali.


1.2 KELENGKAPAN DRIVER

Windows XP dibentuk dengan kompabilitas tinggi terhadap software-software yang ada sekarang. Bahkan Windows XP telah dipersiapkan untuk mendukung program-program berarsitektur Windows generasi sebelumnya seperti Windows 9x/Me/NT/2000. hal ini akan memberikan kemudahan dalam menggunakan software-software lama berarsitektur Windows 9x/Me/NT/2000. Namun demikian banyak juga program yang tidak bekerja dengan baik bahkan tidak mau berjalan karena adanya emulasi yang dipersiapkan oleh Windows XP ini, khususnya untuk software-software yang memiliki driver khusus untuk menjalankannya.

Dari sisi hardware, tidak semua hardware kompatibel dengan sistem Windows XP. Hanya dari sisi multimedia dan kamera digital terdapat perkembangan yang mengembirakan.


1.3 PERFORMANCE YANG HANDAL

Telah terjadi banyak perubahan dari sisi performance pada Windows XP ini. Penambahan kecepatan pada event-event tertentu, seperti saat booting, yang bahkan kecepatannya bias melampaui kecepatan booting Windows 2000.

Feature terbaru yang tak kalah menariknya adalah bahwa kita dapat melakukan pergantian user (pada Windows generasi sebelumnya, harus menggunakan logoff), tanpa harus menutup aplikasi yang sedang aktif (hal ini tidak berlaku pada logoff), yaitu dengan menggunakan switch user.


Dari sisi tampilan, terdapat desktop gaya baru dari Windows XP yang disebut dengan Luna. Gaya desktop ini berbeda total jika dibandingkan dengan desktop yang dimiliki oleh generasi Windows 9x/Me bahkan Windows 2000. Perhatikan Gambar 1.1 berikut ini.

gambar : Tampilan Desktop windows xp


Desktop Luna tampak lebih atraktif dibandingkan dengan design desktop yang terdapat pada generasi Windows 9x/Me. Bahkan sistem Windows XP memberikan tooltips (gambar 1.2) yang dapat membantu dalam penggunaan Windows XP itu sendiri.

.

Desktop tampak lebih atraktif dibandingkan dengan design desktop yang terdapat pada generasi Windows 9x/Me. Bahkan sistem Windows XP memberikan tooltips (gambar 1.2) yang dapat membantu dalam penggunaan Windows XP itu sendiri.


Yang mengalami perubahan secara drastis adalah Start menu. Dari segi ukuran, Start menu pada Windows XP terlihat lebih besar. Dengan susunan icon yang dibagi menjadi 2 (dua) bagian: bagian kiri adalah icon-icon yang dijadikan shortlink bagi aplikasi user yang terakhir dijalankan.


Dari sisi fleksibelitas, Windows XP juga menyediakan menu classic seperti pada generasi Windows sebelumnya, yang diperuntukkan bagi user.

gambar : Tampilan Start Menu Classic


1.4 FIREWALL

Dari sisi keamanan, baru pertama kali Microsoft Windows memiliki fasilitas firewall, yang dapat digunakan sebagai sistem keamanan data, yang dapat menyaring penggunaan ping, bahkan dapat membuat komputer yang digunakan tak tampak bagi port scanner yang biasa digunakan.


1.5 SPESIFIKASI MINIMUM

Berikut adalah spesifikasi minimum yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk menggunakan Windows XP


Minimal

Processor

RAM

Hard Disk

Pentium II 300 MHz

128 MB

2 GB

Namun demikian dianjurkan untuk menggunakan komputer dengan spesifikasi yang lebih tinggi.


KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN

WINDOWS XP

Keunggulan Windows XP

· Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.

· Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.

· Dengan menggunakan Remote Assistence kita dapat memonitor kerusakan komputer yang terjadi pada komputer lain dari jarak jauh melalui internet.

· Memiliki sistem keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi folder-folder khusus agar dapat digunakan oleh pemiliknya sendiri.

· Windows XP dapat digunakan untuk berbagi aplikasi secara real time ke seluruh dunia.

Kekurangan Windows Xp

· Pihak Microsoft sangat membatasi kenyamanan pemakaian terhadap sistem operasi Windows XP ini dimana setiap pengguna harus melakukan aktivasi pihak Microsoft pada periode-periode tertentu.

· Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-generasi Windows sebelumnya.


Mac OS X

Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001.

Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix).

Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.

Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain

Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4.

Tahapan-tahapan OS X:

Mac OS X Server 1.0 kode: "Rhapsody", dirilis: Maret 1999.


Mac OS X Public Beta kode: "Kodiak", dirilis: September 2000.


Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: "Cheetah", dirilis: Maret 2001.


Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: Oktober 2001.


Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: November 2001.


Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8) kode: "Jaguar", dirilis: Agustus 2002.


Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8), dirilis Agustus 2002.


Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: "Panther", dirilis Oktober 2003.


MacOS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.


Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: "Tiger", dirilis: April 2005.


Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.


Mac OS X 10.5 (update 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: "Leopard", dirilis: Oktober 2007


Max OS X 10.6 (kode: "Snow Leopard"; direncanakan beredar pada Juni 2009)



Keunggulan dan Kekuranganya Mac

Keunggulannya

- Graphic lebih bagus dari windows ( kualitas gambar )
- Signal wifi lebih kuat dan gak bakalan putus kalo pas di pake wifian.
- virus ogah mampir
- build in firewall yang lumayan kuat
- build in access point ( bagi yg ada airport cardnya )
- model lumayann cakep
- battery bisa tahan 6 jam atau lebih untuk ibook


Kekurangannya:

Untuk powerbook: cepet panas, harga mahal,battery ngak sampai 6 jam.
Untuk ibook: rada tebel,ngak ada pcmcia slot,ngak bisa spanning kecuali di hack. bisanya cuman mirroring aja.





PERBEDAAN WINDOWS XP DENGAN MAC


Dalam pembuatan graphic atau menggambar Mac lebih bagus dari pada Windows Xp.


Penampilannya Mac lebih bagus dari pada Windows Xp, sehingga menyebabkan panutan pengembang desktop.


Signal wifi Mac lebih cepat dari pada Windows Xp.



Battery nya Mac lebih lama dibandingkan Windows Xp.


Mac tidak dapat terkena virus, sedangkan windows dapat terkena virus.